Pengajian Semasa Malam Tahun Baru Hijriah: Ustad Lembut Sunarno Ungkap Tiga Hukum Tidak Tertulis Muhammadiyah
Kanganyar — Suasana khidmat mewarnai Pengajian Rutin Senin Malam Selasa (Semasa) yang sekaligus digelar untuk memperingati malam pergantian Tahun Baru Hijriah, Senin, 15 Juni 2026. Bertempat di Pendopo Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Karanganyar, pengajian ini menghadirkan Ustad H. Lembut Sunarno, sesepuh Muhammadiyah, sebagai penceramah utama.
Dalam tausiyahnya, Ustad Lembut Sunarno menyampaikan sesuatu yang jarang diungkap secara terbuka — tiga hukum tidak tertulis yang selama ini menjadi roh dan penyangga berdirinya Muhammadiyah.
Pertama, siapa pun yang masuk Muhammadiyah dengan niat mencari keuntungan materi, justru tidak akan menemukan apa-apa. "Sejak awal, Muhammadiyah dibangun di atas keikhlasan. Bukan tempat mencari rezeki, melainkan tempat mengabdi," tegasnya.
Kedua, siapa yang datang dengan ambisi pribadi demi meraih jabatan atau pengaruh, justru akan sulit mendapat kepercayaan. Di Muhammadiyah, kepercayaan bukan diraih dengan ambisi, melainkan ditempa melalui pengabdian yang tulus dan konsisten.
Ketiga, siapa pun yang tergelincir dalam masalah — khususnya menyangkut ekonomi dan amanah — akan tersingkir dengan sendirinya. Sebab Muhammadiyah berdiri di atas asas kepercayaan, dan kepercayaan yang rusak sulit untuk dipulihkan kembali.
Selain ketiga hukum tidak tertulis tersebut, Ustad Lembut Sunarno juga menekankan pentingnya kaderisasi yang berjenjang dalam tubuh Muhammadiyah. Menurutnya, proses pengkaderan harus berjalan dari organisasi otonom hingga ke tingkat pimpinan. "Jangan sampai ada pimpinan Muhammadiyah yang tidak pernah dikader. Itu bahaya bagi keberlangsungan organisasi," ujarnya.
beliau juga merujuk pada firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 133 yang mengingatkan agar umat Islam tidak meninggalkan generasi penerus sebagai generasi yang lemah iman. "Orang yang beriman dengan kuat akan senantiasa teguh dan tidak gentar, karena Gusti Allah-lah yang menjadi sandaran dan perlindungan kita," pungkasnya.
Pengajian Semasa yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga Muhammadiyah Karanganyar untuk menyambut Tahun Baru Hijriah dengan semangat keikhlasan, pengabdian, dan tanggung jawab terhadap generasi mendatang.