SEMASA PDPM Karanganyar: dari Kajian Bulan Haram hingga Dialog Kebangsaan

Super Admin PDPM 22 April 2026
SEMASA PDPM Karanganyar: dari Kajian Bulan Haram hingga Dialog Kebangsaan

Karanganyar — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Karanganyar kembali menggelar kegiatan rutin Kajian Senin Malam Selasa (SEMASA) pada Senin (20/4/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 19.30 hingga 21.00 WIB ini bertempat di Pendopo Panti Putri Aisyiyah Karanganyar dan diikuti oleh berbagai unsur organisasi kepemudaan Muhammadiyah di wilayah setempat.

Kajian kali ini menghadirkan Ustadz Muh. Taqwim, S.Pd.I., M.Pd. sebagai pemateri utama dengan mengangkat tema “Bulan-Bulan Haram”. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa bulan haram merupakan waktu yang dimuliakan dalam Islam, yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan-bulan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah serta menjauhi segala bentuk perbuatan maksiat.


Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemaknaan bulan haram tidak bisa dilepaskan dari sejarah perjuangan umat Islam. Ia menyampaikan bahwa peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW bukanlah semata-mata untuk ekspansi atau kepentingan duniawi, melainkan memiliki tujuan yang luhur. “Perangnya Nabi SAW adalah perang yang memiliki tujuan untuk membebaskan diri dari penghambaan kepada selain Allah,” ungkapnya di hadapan peserta kajian.


Menurutnya, pesan tersebut menjadi relevan untuk direnungkan oleh umat Islam saat ini, terutama dalam menjaga kemurnian tauhid dan menjauhkan diri dari berbagai bentuk ketergantungan yang dapat mengarah pada penyimpangan nilai-nilai keislaman.
“Bulan haram bukan hanya memiliki nilai historis, tetapi juga mengandung pesan moral agar umat Islam menjaga diri dari perbuatan zalim, baik kepada sesama manusia maupun kepada diri sendiri,” tambahnya.


Kegiatan ini dihadiri oleh anggota PDPM Karanganyar, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Karanganyar, serta rekan-rekan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Karanganyar. Suasana kajian berlangsung khidmat namun tetap interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam menyimak materi serta mengajukan pertanyaan.


Selain membahas aspek teologis, pemateri juga menyinggung relevansi bulan haram dalam kehidupan modern, termasuk pentingnya menjaga etika sosial dan memperkuat solidaritas umat. Hal ini dinilai penting, terutama di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Usai kajian resmi ditutup, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai yang melibatkan seluruh peserta. Dalam sesi ini, berbagai isu dibahas secara terbuka, mulai dari persoalan internal persyarikatan Muhammadiyah hingga isu-isu kebangsaan dan global. Diskusi berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap kondisi umat dan bangsa.
PDPM Karanganyar berharap agar SEMASA dapat terus menjadi ruang pembinaan intelektual dan spiritual bagi kader Pemuda Muhammadiyah. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan keagamaan, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan kepedulian sosial di kalangan pemuda.


Lebih lanjut, Ketua PDPM Karanganyar, Mahlich Ibrahim, S.Pd., turut menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa ke depan Kajian SEMASA diharapkan mampu menjadi kawah candradimuka dalam proses perkaderan dan penggemblengan kader persyarikatan Muhammadiyah. Tidak hanya terbatas pada Pemuda Muhammadiyah, tetapi juga dapat melibatkan dan memberikan manfaat bagi organisasi otonom (ortom) lainnya di lingkungan Muhammadiyah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PDPM Karanganyar menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta responsif terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Kajian SEMASA pun diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin yang memberikan manfaat luas bagi umat.


Chatbot Icon
Asisten Virtual PDPM